Desa Srimulyo

Kec. Dampit
Kab. Malang - Jawa Timur

Artikel

Sejarah Desa

Administrator

31 Desember 2021

380 Kali dibuka

Pada jaman Belanda Desa Srimulyo masih merupakan hutan belantara, kemudian pada perkiraan tahun 1876 oleh Pemerintah Belanda diberikan hak kontrak untuk membabat hutan tersebut kepada Cultuur Onderheming Koy dan Coster di Nederland.

Pelaksanaan pembabatan hutan tersebut dilakukan oleh kuli kontrak yang sebagian besar adalah suku Madura.Tanah tersebut kemudian di tanami tanaman karet dan tebu seluas ± 1.547.903 Ha.

Ditengah hutan yang telah dibabat tersebut terdapat sebuah mata air yang jernih dan beraroma harum yang disekitarnya hanya di tumbuhi pohon bambu.

Dan kemudian perkebunan karet dan kopi tersebut dinamakan Sumber arum, diambil dari penggabungan kata Sumber (mata air yang jernih) dan arum (aroma yang harum).

  Perkebunan tersebut memiliki 4 Afdeling (wilayah administratif setingkat kabupaten),yaitu :

  1. Sumber Arum
  2. Gledakan
  3. Darungan
  4. Jengger

Di Sumber Arum di bangun pabrik kopi, sedang di Darungan pabrik karet.

Pada tahun 1942 setelah Jepang berkuasa di Indonesia, perkebunan tersebut di kuasai oleh Jepang, dan ± 600 Ha kebun di babat dan di ganti dengan tanaman jarak, rami, kapas dan jagung. Penduduk banyak yang menderita karena dijadikan Romusha oleh militer Jepang.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 perkebunan di kuasai oleh Negara Indonesia.Tanah yang semula di tanami jarak, rami dan kapas kemudian di ganti dengan tanaman jagung dan padi gogo guna membantu kehidupan gerilyawan pejuang untuk memperathankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari Agresi Belanda I.

Kemudian pada sebuah pertempuran dengan Belanda, pabrik-pabrik yang ada di bumi hanguskan oleh  Gerilyawan, karena Belanda berusaha merebut kembali.

Kebun kopi dan karet di hancurkan dan di babat di jadikan ladang untuk membantu Gerilyawan di wilayah Semeru Selatan (Kelurahan Dampit).

Pada tahun 1948 sewaktu pejabat Bupatinya Bapak Sastro Dikoro (bekas Patih di Lumajang) yang berkedudukan di daerah Banjarsari (Desa Kepatihan Ampelgading), di nayatakan bahwa bekas daerah perkebunan yang telah menjadi ladang dan jumlah penduduknya memenuhi syarat, di tetapkan sebagai Desa Darurat yang diberi nama “SRIMULYO”. Maka sampai sekarang dikenal denngan nama “DESA SRIIMULYO”

 

2.1.2.  Sejarah Pemerintahan Desa Srimulyo

Sejarah perjalanan tampuk Kepemimpinan/Kepala Desa yang pernah di lalui Desa Srimulyo adalah sebagai berikut :

  1. Pada tanggal 09 November 1948 diadakan pemilihan Kepala Desa Pertama dibawah pengawasan Bapak Sumowidjojo (asisten wedono di Gucialit), dan yang terpilih sebagai Kepala Desa adalah Bapak Boeamin (Kepala Mandor Perkebunan). Selanjutnya pada tanggal 13 November 1948 diadakan rapat di Loji kebesaran untuk melengkapi Perangkat Pemerintahan Desa (Pamong Desa)
  2. Karena Kepala Desa yang pertama mengundurkan diri, maka pada tanggal 10 Juli 1967 di adakan Pemilihan Kepala Desa dan yang terpilih adalah Bapak Sutomo (semula adalah Kepetengan) sampai pada tahun 1990 Bapak Sutomo lengser jabatan karena usia sudah lanjut.
  3. Pada tanggal 01 Mei 1990 di adakan Pemilihan Kepala Desa yang ke III (tiga), dan yang terpilih adalah Bapak Susensiantoro. Selanjutnya pada Pemilihan Kepala Desa Periode berikutnya terpilih kembali menjadi Kepala Desa dan menjabat untuk yang kedua kalinya.
  4. Pada tanggal 27 Mei 2007 – 27 Mei 2013 di adakan Pemilihan Kepala Desa yang ke IV (empat) dan yang terpilih adalah Bapak Dumadi.
  5. Pada tanggal 06 April 2013 di adakan Pemilihan Kepala Desa yang ke V (lima) dan yang terpilih adalah Bapak Bandot Suprastiyo. Sampai tahun 2019.
  6. Pada tanggal 26 Juni 2019 di adakan Pemilihan Kepala Desa yang ke VI (enam) dan yang terpilih adalah Bapak Muklis sampai sekarang.

Tabel 2.1.1

Masa Kepemimpinan Kepala Desa

 

No.

Nama Kepala Desa

Dari Tahun

Sampai Tahun

1.

BOEAMIN

1948

1967

2.

SUTOMO

1967

1990

3.

SUSENSIANTORO

1990

2007

4.

DUMADI

2007

2013

5.

BANDOT SUPRASTIYO

2013

2019

6.

M. MUKLIS

2019

SEKARANG

 

2.1.3.  Sejarah Pembangunan Desa

         Untuk melancarkan komunikasi dan kinerja Pamong desa pada tahun 1955 untuk Pelayanan Masyakarakt di tempatkan di Rumah Kepala desa, dan sekitar tahun 1968 di bangun Balai Desa yang terletak di Dusun Krajan di tepi Jalan Raya Desa Srimulyo.

Sebelum tahun 1990 keadaan Desa masih gelap gulita karena penduduk masih menggunakan sistem penerangan tradisional (ublik dan Petromaks dengan bahan bakar minyak tanah). Kemudian pada tahun 1990 PLN memasuki sebagian wilayah Desa Srimulyo, dan kemudian pada tahun 1993 PLN memasuki seluruh Desa srimulyo.

Untuk kebutuhan air sehari-hari penduduk harus pergi ke sungai atau sumber mata air untuk mengambil air, mandi dan mencuci. Untuk meringankan kebutuhan masyarakat dalam hal air bersih maka pada tahun 1996 masyarakat berusaha untuk mengalirkan air bersih kerumah penduduk dengan membentuk “Hipam Gunung Gamping” yang kemudian dapat memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah Dusun Krajan.

Selanjutnya pada tahun 2007 penduduk Dusun Sukorejo mendapat bantuan bantuan saran air bersih melalui Program dari Dinas Kesehatan yang disebut Proyek WSLICK.

Pada bidang yang lain di tahun 1998 aspal jalan masuk sebagian Desa Srimulyo, kemudian pada tahun 2005 aspal di rehab dan mencapai dua Dusun yaitu Dusun Krajan dan Dusun Balerejo. Di dusun Sukorejo dan Dusun Purwosari melakukan Program aspal dan rabat beton dengan cara Kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Malang.

Seiring dengan masuknya pembangunan sarana dan prasarana yang lain di Desa Srimulyo maka pembangunan segala aspek semakin di tingkatkan dengan sinergi Pemerintah Desa dan seluruh masyuarakat Desa Srimulyo.

Komentar yang terbit pada artikel "Sejarah Desa"

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail

Komentar

Captha

Komentar Facebook

Aparatur Desa

Kepala Desa

M. MUKLIS

Sekretaris Desa

EKO SUNARDI

Kaur Keuangan

EKO WIDODO

Kaur Umum dan Tata Usaha

ANGGELINA DWI ALFAREZA

Kaur Perencanaan

WENDA HELNA PRISCILLA

Kasi Pemerintahan

KUS INDRATNO

Kasi Pelayanan

DIDIK EDY SUDARMANTO

Kasi Kesejahteraan

MUSTAIN ROMLI

Kepala Dusun Krajan

SUPRIONO

Kepala Dusun Balerejo

SUBARIADI

Kepala Dusun Sukorejo

MUHAMMAD NUR

Kepala Dusun Purwosari

MULYANTO

Staff

SENIRAN

Staff

SAPARI

Staff

BASHORI

Staff

SURADJI

Staff

LUTFIATUL AZIZA

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Desa Srimulyo

Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur

Jam Kerja

Hari Mulai Selesai
Senin 08:00:00 16:00:00
Selasa 08:00:00 16:00:00
Rabu 08:00:00 16:00:00
Kamis 08:00:00 16:00:00
Jumat 08:00:00 16:00:00
Sabtu Libur
Minggu Libur

Komentar

kartolo

25 Desember 2022 22:34:13

semoga srimulyo jaya...

Rudi Purwanto

24 Desember 2022 02:49:15

Mantap desa Srimulyo...

Statistik Pengunjung

Hari ini:55
Kemarin:159
Total:41.676
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:216.73.216.35
Browser:Mozilla 5.0

Lokasi Kantor Desa

Latitude:-8.2823812
Longitude:112.7821438

Desa Srimulyo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang - Jawa Timur

Buka Peta

Wilayah Desa