Desa Srimulyo

Kec. Dampit
Kab. Malang - Jawa Timur

Artikel

Ruwatan Srimulyo : Jejak Kearifan Lokal yang Menolak Punah

WENDA HELNA PRISCILLA

24 Juli 2025

59 Kali dibuka

Kab. Malang – Warga Desa Srimulyo kembali menggelar tradisi rutin tahunan yaitu ruwatan sebagai bentuk pelestarian budaya adat istiadat dan ungkapan doa untuk keselamatan dan kemakmuran desa Srimulyo. Acara ini merupakan acara penting tahunan yang biasa diadakan di bulan Asyura atau 1 Muharram. 

Menurut Eko Widodo selaku Kaur Keuangan Desa Srimulyo, tradisi ini merupakan bagian dari acara tahunan yang disebut “suroan”. Kegiatan ini diawali dengan berziarah ke makam Rondo Kuning yang dulunya adalah tokoh pertama yang membuka lahan, dalam istilah Jawa disebut “membabat alas” atau “bedah kerawang”. Setelah berziarah, dilanjutkan dengan berkunjung ke sumber mata air yang dianggap keramat dan merupakan situs peninggalan Belanda, yaitu Sumber Arum. 

Ketua BPD Desa Srimulyo, Muhammad Khusairi, menyampaikan bahwa acara ini dimeriahkan oleh seluruh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Pada pagi atau sore hari, acara ini diawali dengan khataman Al-Qur’an  30 juz, dilanjutkan ziarah ke makam, dan puncaknya adalah prosesi ruwatan yang dipimpin oleh tokoh spiritual bernama Mbah Sagi. Tradisi ruwatan khusus yang dilakukan pada tahun ini memang belum rutin dilakukan setiap tahun. Biasanya, ruwatan tahun sebelumnya dilakukan dengan disisipkan dalam pertunjukan wayang yang merupakan kegiatan tahunan desa. Namun, karena tahun ini tidak diadakan pagelaran wayang maka ruwatan dilakukan secara khusus dan lebih khidmat. 

Ruwatan ini dilakukan dengan tujuan untuk melestarikan budaya leluhur serta mengirim doa untuk para tokoh yang sudah berjasa bagi Desa Srimulyo. “Kita sebagai penerus hanya bisa mengucapkan terimakasih melalui doa, ziarah ke makam, dan khataman Al-Qur’an,” ujar Mustain Romli, Kasi Kesejahteraan Desa Srimulyo. Muhammad Khusairi juga menegaskan bahwa ruwatan ini dilakukan sebagai bentuk permohonan keselamatan dan keberkahan bagi seluruh warga desa, hasil pertanian, dan seluruh perangkat desa. 

Warga Desa Srimulyo turut antusias terhadap acara ruwatan ini. Meskipun tidak semuanya hadir secara langsung, secara garis besar, warga sangat mendukung karena acara ruwatan ini dipercaya membawa manfaat dan keberkahan bagi desa. “Tujuannya kan baik, untuk kemakmuran dan keselamatan Desa Srimulyo dari segala mara bahaya,” tutup Khusairi.

Komentar yang terbit pada artikel "Ruwatan Srimulyo : Jejak Kearifan Lokal yang Menolak Punah"

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail

Komentar

Captha

Komentar Facebook

Aparatur Desa

Kepala Desa

M. MUKLIS

Sekretaris Desa

EKO SUNARDI

Kaur Keuangan

EKO WIDODO

Kaur Umum dan Tata Usaha

ANGGELINA DWI ALFAREZA

Kaur Perencanaan

WENDA HELNA PRISCILLA

Kasi Pemerintahan

KUS INDRATNO

Kasi Pelayanan

DIDIK EDY SUDARMANTO

Kasi Kesejahteraan

MUSTAIN ROMLI

Kepala Dusun Krajan

SUPRIONO

Kepala Dusun Balerejo

SUBARIADI

Kepala Dusun Sukorejo

MUHAMMAD NUR

Kepala Dusun Purwosari

MULYANTO

Staff

SENIRAN

Staff

SAPARI

Staff

BASHORI

Staff

SURADJI

Staff

LUTFIATUL AZIZA

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Desa Srimulyo

Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur

Jam Kerja

Hari Mulai Selesai
Senin 08:00:00 16:00:00
Selasa 08:00:00 16:00:00
Rabu 08:00:00 16:00:00
Kamis 08:00:00 16:00:00
Jumat 08:00:00 16:00:00
Sabtu Libur
Minggu Libur

Komentar

kartolo

25 Desember 2022 22:34:13

semoga srimulyo jaya...

Rudi Purwanto

24 Desember 2022 02:49:15

Mantap desa Srimulyo...

Statistik Pengunjung

Hari ini:62
Kemarin:159
Total:41.683
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:216.73.216.35
Browser:Mozilla 5.0

Lokasi Kantor Desa

Latitude:-8.2823812
Longitude:112.7821438

Desa Srimulyo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang - Jawa Timur

Buka Peta

Wilayah Desa